Senin, 25 Maret 2019

Wisata Kuliner BonCabe with Jaz & Rizky Febian

Assalamu'alaikum semuanya!
Setelah berbulan-bulan gak nulis, akhirnya gue nulis lagi nih soalnya mau cerita event yang istimewa banget, yaitu WiskulBonCabe! (Wisata Kuliner BonCabe)
Sesuai namanya, acara ini diadain oleh PT KOBE (BonCabe) untuk ajak konsumen berwisata kuliner, nyobain aneka makanan dengan BonCabe.
Spesialnya adalah, 2 brand ambassadornya ikut! Kalian pasti tau kan? Yup! Jaz & Rizky Febian! Wooow! Betapa beruntungnya gue bisa menang foto challenge di instagram dan diajak wisata kuliner bareng mereka! Super duper exciteeed!!!

Kegiatan WiskulBonCabe ini berlangsung hari Selasa, tanggal 19 Maret 2019 dengan agenda 3 tempat tujuan yang berbeda di Jakarta. Peserta diminta datang jam 8 pagi untuk registrasi acara.
Untungnya, gue diajak Mbak Untrit untuk berangkat bareng. Janjian di Depok jam 5 pagi (Hahaha super subuh) dan sampai di kantor KOBE Alam Sutera sekitar jam 6 lewat. MANTUL!
Setelah menunggu, akhirnya tiba jam 8 pagi. Team KOBE sudah prepare acara, termasuk bus wisata yang disiapkan sebagai alat transportasi selama kulineran.
Jaz, Iky feat Winners

Selain gue dan Mbak Untrit, ada juga Mas Cantas dan Mas Agus yang dipilih sebagai pemenang. Sayangnya, satu pemenang lain, yaitu Mbak Rini gak bisa join karena ada baby yang masih kecil.
Bukan cuma pemenang challenge, brand ambassador dan team KOBE, beberapa media tv dan online juga ikut meliput keseruan acara WiskulBonCabe. Wah, makin rame nih!
Sekitar jam 10, perjalanan pun dimulai. Selama di bus, gue duduk di belakang Jaz, dan Iky di barisan sebelahnya. Jaz sangat ramah, Iky sangat kocak. Hehehe. Salut! Gak heran mereka cocok jadi brand ambassador BonCabe.
Jaz - Iky

Sambil menuju destinasi pertama, Ibu Meylani dan Ibu Yenny selaku manager dan direktur PT KOBE memaparkan perjalanan PT KOBE Boga Utama yang telah berdiri selama 40 tahun (sejak 1979) sebagai brand pelopor tepung bumbu di Indonesia.
Btw gue baru tau ternyata KOBE itu singkatan dari "Kata Orang Banyak Enak"! Hehehe.
Selain memasarkan aneka tepung bumbu, di tahun 2012 hadirlah BonCabe sebagai bubuk cabe pertama di Indonesia dan mendapat rekor MURI. Hingga kini, BonCabe tersedia dalam 5 varian, yaitu Rasa Ebi Kriuk level 2, Rasa Teri level 3, Rasa Original level 10, level 15 dan level 30. Kalian suka yang mana hayoo?
Oh ya, sekarang KOBE punya logo dan desain kemasan produk yang baru loh. Logo baru ini lebih dinamis. Desain kemasan BonCabe pun terlihat lebih kekinian. Variannya mudah dipilih karena deskripsi level dan rasanya lebih terlihat jelas.



Tibalah di tempat kuliner pertama, yaitu Mie Aceh Seulawah Cikini. Untuk pertama kali, akhirnya gue nyobain mie Aceh! Hehehe.
Mie Aceh di sini spesial karena mie nya diproduksi sendiri dan bumbunya sangat kaya rempah. Gue pake BonCabe level 30 dan rasanya makin mantap! Kalau Jaz dan Iky pake BonCabe level 15.
Oh ya, gue suka banget sama teh tarik disini. Super enak!
Mie Aceh Tumis Daging

Setelah itu, lanjut ke destinasi kuliner kedua yaitu Sate Djono Pejompongan. Kedainya rame banget, jadi kami menunggu hampir 1 jam di bus untuk dapet tempat. Di sini, keliatan banget Jaz jago makan. (Makannya banyak) Hehehe.
Sate Kambing

Lanjut ke destinasi terakhir, yaitu Roemah Toean Pe Kemang. Menu spesial yang disajikan yaitu stir fried chicken with BonCabe. Ayamnya digoreng dengan tepung bumbu KOBE putih yang super praktis dan crispy. Lalu ditutup dengan dessert yang segar. Yummy!

Stir Fried Chicken

Sebagai closing, Jaz dan Iky perform, diiringi gitaris masing-masing. Gue enjoy banget liat mereka nyanyi. Apalagi tempatnya terasa private dan nyaman. Bahkan selesai acara, masih bisa foto-foto lagi. Hehehe seru banget kan?! Selain diajak kulineran bareng BonCabe, Jaz dan Iky, pemenang juga dikasih hadiah uang tunai. MANTUL! Terima kasih KOBE!
Semoga semakin sukses dengan logo barunya dan semoga selalu jadi yang terbaik seterusnya. Aaamiiin...
Sumber: ig @dheem_us

*Oh ya, ibarat bonus, selama di bus, Iky dan Jaz main gitar dan nyanyi-nyanyi santai. Suara mereka asli bagus. Suara Jaz ngomong aja enak banget didengernya. Suara Iky khas banget falsetnya. Kayaknya keren kalau suatu saat mereka bikin lagu bareng dan kolaborasi. Pasti keren! Thank you guys!


Thank you!

Sumber: liputan6

Mirror selfie w/ Iky

Super humble Jaz

Jaz - Erin - Iky




Jumat, 07 September 2018

Trip to Bangkok (Day 2&3)

1 September 2018

Alhamdulillah... Hari kedua tiba!!! Setelah puas istirahat semalam, rasanya makin antusias dan semangat!
Tapi sayang, di hari kedua ini gue dan yang lain pergi tanpa Niki, Nona dan Mami. Hehehe. But it’s okay karena kami masih sempat bertemu saat sarapan (setelah Niki dan Nona ngegym) di hotel walau cuma sebentar.
(Pantes aja badannya pada bagus, latihan fisiknya rajin guys! Hehehe andai aja gue serajin itu, mungkin badan gue bakal kayak Black Widow. Tapi kenyataannya, sekarang badan gue kayak Black Window) Hikshiks.

Breakfast time!

Terombang-ambing di Floating Market Bangkok

Gue, Kak Hilmi, Bu Santi, Kak Cupez, Kak Novan dan Joni dijemput Andrew sekitar jam 9:30. Destinasi pertama di hari kedua trip Bangkok ini adalah Floating Market. Dari hotel, perjalanan ke tempat ini cukup panjang, so banyak pembicaraan yang bikin ngakak selama perjalanan. Hehehe. Begitulah serunya trip bareng kenalan baru, pasti banyak momen seru yang gak terlupakan.

Saat sampai di Floating Market, gue cukup tegang untuk naik perahunya. Tapi untung, gue gak lupa minum Ant*mo setelah sarapan tadi, jadi gak ngerasa mual. Hehehe. Walau tetep aja, kaki gue terasa gemeteran. Oh ya, di Floating Market ini banyak banget yang berjualan makanan sampai souvenir khas Thailand. Tinggal pilih aja mau beli yang mana.

Gue-Kak Hilmi-Kak Cupez-Bu Santi-Joni

Jajanan Floating Market

Souvenir Floating Market

Kuliner di kawasan Floating Market Bangkok

Sekitar 10 menit terombang-ambing di perahu, akhirnya ketegangan guepun hilang. Alhamdulillah. Hehehe. Waktunya turun dari perahu dan makan siang!

Disini, ada kawasan kuliner yang menyajikan banyak menu makanan dan minuman. Tapi buat yang muslim, perlu diperhatikan pemilihan menu yang kita pesan ya guys! But don’t worry! Karena persis di depan kawasan Floating Market ini, ada warung yang jual aneka menu masakan halal. Bahkan penjualnyapun muslim dan berhijab. (Sorry gak sempat foto kedainya)

Alhamdulillah. Akhirnya gue pesan semangkok Noodle Soup. Rasanya? Menurut gue, enak. Banyak. Lengkap, seporsinya ada bakso, mie/bihun (bisa milih), toge, ayam, tahu dan kuah hangat. Walaupun memang rasa kuahnya berbeda dengan kuah bakso yang biasa gue makan. Kayak ada suatu bahan yang rasanya super strong, entah itu apa. Gue gak sempat nanya. Hehehe. Buat yang suka pedas, coba tabur bubuk cabai kering deh! Yummy!

Untuk minumnya, gue pesan Thai Tea. Satu cup besar harganya 30 baht. Segeeer!

Noodle Soup 50 baht/mangkok

Samphran Elephant Ground & Zoo

Ke Thailand, rasanya gak afdol kalau gak liat gajah. Gak cuma gajah, di Samphran Elephant Ground & Zoo juga, kita bisa nonton pertunjukan buaya. Duh. Ngeri ngeri sedap.

Happy!

Busan in action!

Icip madu asli di Bee Farm

Selain nyobain madu asli, di sini juga banyak informasi penting seputar madu, propolis dan produk kesehatan lainnya. Gue jadi tau kalau sebaiknya madu disimpan di wadah kaca atau plastik. Mengonsumsi madu juga sebaiknya memakai sendok berbahan plastik, kaca atau kayu. Bukan bahan alumunium. Nah untuk penyimpanan, sebaiknya madu asli disimpan dalam suhu ruangan, bukan di kulkas ya guys!

Aneka produk di sini juga bisa dibeli sebagai oleh-oleh atau untuk dikonsumsi sendiri. Ada paket promo untuk pembelian tertentu.

Manisnya madu semanis senyummu

Bee Farm

Shopping di MBK Center

Sore hari menjelang malam, kami diantar Andrew dan uncle driver untuk belanja di MBK Center. Seperti mall pada umumnya, ada banyak toko baju, sepatu, souvenir, oleh-oleh, makanan, gadget, kosmetik dll di masing-masing lantai. Kalau dihitung ke rupiah, kisaran harganya gak jauh beda dengan harga barang di Indonesia. Justru beberapa diantaranya cenderung lebih murah. Bahkan kita juga bisa nawar (kecuali barang yang sudah ada benderolnya alias fixed price ya guys!)

Setelah belanja, saatnya makan malam! Di seberang MBK Center, ada tempat sejenis food court (sorry lupa namanya). Tapi memang sih, gue agak bingung pilih-pilih makanannya karena kurang paham perihal kehalalannya. Hehehe. Selain makanan utama, ada juga pedagang buah-buahan, mango sticky rice sampai juice aneka buah. Karena gak terlalu lapar, gue beli jambu yang udah dipotong alias siap makan dan ada sambal terpisah seperti rujak. Oh ya, gak semua penjual cukup bisa Bahasa Inggris. Jadi terkadang perlu cara lain untuk berkomunikasi (pakai bahasa tubuh). Ini yang bikin seru!

Buah dimana-mana

Foods

Kembali ke hotel dan intip kehidupan malam di Bangkok

Sekitar jam setengah 10 malam, kami tiba di hotel. Tapi bukan berarti petualangan kami berakhir karena 30 menit setelahnya, kami berenam berangkat lagi untuk menikmati malam terakhir di Bangkok. Ramai. Itulah yang ada dibenak gue. Hehehe. Mungkin agak aneh untuk yang berhijab berkeliaran malam-malam di sini. Tapi gue nikmati, yang penting gak sendirian. Hehehe.
Sekitar jam 12, kami kembali ke hotel dan diminta Mami untuk berkunjung ke kamarnya. Wah, ada apa nih?!

Alhamdulillah, kami semua dapat oleh-oleh dari Mami. Hihihi. Tas dan magnet kulkas, lucu banget! Sekaligus buat kenang-kenangan. Yang jelas, gue bersyukur banget bisa jadi salah satu orang yang beruntung disini! Terima kasih Mami!

 Last night in Bangkok

I love the keyboardist's voice!

2 September 2018

Last day in Bangkok! Setelah sarapan, gue dan Kak Hilmi foto-foto dulu di area kolam renang. Hehehe. Setelah itu, kami beres-beres untuk check out.

See you again, Bangkok!

Berpisah dengan Niki, Nona & Mami

Jadwal penerbangan yang berbeda memaksa kami berpisah setelah check out hotel. Niki, Nona dan Mami terbang ke Jakarta siang hari dari Bandara Suvarnabhumi. Sedangkan jadwal kami jam 17:15 dari Bandara Don Mueang. Huhuhu. Terima kasih banyak ya semuanya. Semoga suatu hari nanti kita bisa ketemu dan liburan bareng lagi. Sukses selalu untuk Niki, Nona, Mami dan kita semua. Aaamiiin.

Nice to meet you!

Hunting oleh-oleh di Chatuchak Weekend Market

Sementara Andrew antar Niki ke Bandara, kami naik taksi online untuk pergi ke Chatuchak untuk belanja oleh-oleh. Layaknya pasar, di sini sangat ramai. Harga yang ditawarkan juga relatif murah. Perlu selektif pilih kios karena beberapa diantaranya jual barang dengan harga yang jauuuh lebih murah dibanding kios lain untuk barang yang sama. Dan kalau beli banyak, jangan lupa nawar ya. Hehehe. Tapi inget! Belanjanya jangan sampai kalap! Jangan sampai repot saat dibawa pulang.

Chatuchak Weekend Market

Chatuchak!

Ini gue kasih gambar kisaran harga masing-masing sample barang yang gue beli di MBK dan Chatuchak. Ada juga pemberian Mami semalam.


Sample

Semoga cukup jelas, ya!

Sampai jumpa lagi, Bangkok!

Perjalanan selama 3 hari 2 malam di Bangkok harus berakhir. Kami dijemput Andrew di depan JJ Mall sekitar jam 1 siang dan langsung ke Bandara Don Mueang. Kamipun berpamitan. Terima kasih Andrew! Semoga bisa bertemu kembali di lain kesempatan! Semoga bulan depan gue ada rejeki untuk nonton MotoGP Buriram. Aaamiiin.

Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Penerbangan tepat waktu dan kami keluar pesawat sekitar jam 9 malam. Gue happy banget selamat trip di Bangkok. Ada banyak hal baru dan seru yang gue alami di sana.

Dan gak bosen gue ucapin, terima kasih banyak untuk Portal Artis, Telkomsel, Nikita Willy, Nona, Mami, Bu Santi, Kak Cupez, Kak Hilmi, Kak Novan, Joni, Andrew dan uncle driver yang baik hati.

Mohon maaf bila selama perjalanan ada kata atau sikap yang kurang berkenan dari Erin. Hehehe.

Sukses selalu untuk kita semua. Sampai jumpa lagi!!!

Cheeeesseeee!


Selasa, 04 September 2018

Trip to Bangkok with Nikita Willy (Day 1)


Assalamu’alaikum guys!

Lamaaa banget gak nulis. Dan tulisan ini jadi postingan pertama gue di tahun 2018. (Padahal udah bulan kesembilan yeee) Hehehe.
Yup! Sesuai judulnya, gue mau share kegiatan selama trip ke Bangkok, Thailand tanggal 31 Agustus sampai 2 September yang lalu.

Hmm mungkin kalian bertanya-tanya, “Jalan-jalan ke Bangkok? Bareng Nikita Willy? Kok bisa?!”
Okey. Tenang, tenang. Gue akan cerita.

Pertama-tama, gue bersyukur banget. Alhamdulillah, karena Allah kasih kemudahan buat gue untuk bisa jalan-jalan ke Negeri Gajah Putih bareng the one and only, Nikita Willy.
Bermula dari keisengan gue cari info kuis dari Portal Artis (AMC) di websitenya. Dan ketemulah link kuis #TiruGayaNiki untuk pengguna Telkomsel sekitar awal tahun ini.  Padahal, kuisnya belum dimulai dan infonya belum dipublish di sosmed. Hehehe.

So, gue pantengin terus deh sampai akhirnya sekitar bulan Februari, kuisnya dimulai. Jujur, awalnya gue ragu buat ikutan karena challengenya terbilang sulit: “TIRU GAYA NIKI”!!!
Ya ampun, dalam hati: “Gimana mau niru? Gayanya keren abis coy!” (Gue berasa butiran debu/ampas kelapa parut/remahan rengginang dan sejenisnya)

Tapi setelah dipikir-pikir selama 3 kali puasa 3 kali lebaran sambil nunggu Bang Toyib (eh gak deh, kelamaan). Akhirnya gue memutuskan untuk join challengenya.

Dengan kekuatan datang bulan, gue bongkar lemari gue, kakak, adik, mama, (kecuali papa). Cari baju yang terlihat mirip (sedikit) sama outfit yang dipakai Niki di beberapa fotonya.

Dan akhirnya... Jadilah beberapa foto dengan sekian banyak pose yang gue tiru.  Bisa kalian liat di instagram gue. Tapi judulnya kan niru ya guys, jadi ya hasilnya tetep jauh lebih bagus yang asli. Hahaha. (Namanya juga usaha, malu dikit gapapa lah yaaa)

Setelah ikutin semua rulesnya (berlangganan konten dan NSP Nikita Willy di *500*880#, upload foto, dll), gue banyak berdoa.
Akhirnya, alhamdulillah terpilih jadi salah satu pemenang. Terima kasih banyak ya Allah!!!
Thank you so much Niki, Portal Artis dan Telkomsel!
Oh ya selain gue, pemenang lainnya ada Kak Hilmi (Bandung), Kak Novan (Jakarta) dan Joni (Pekanbaru).
Sekitar 1 bulan setelah pengumuman, akhirnya dapat info jadwal berangkat ke Bangkok, yaitu 31 Agustus sampai 2 September.
Alhamdulillah...

31 Agustus 2018

Bandara ke Bandara

Yeaaay!!! Hari yang dinantikanpun tiba. Dari rumah, gue berangkat sekitar jam 2 pagi (naik ojek online) ke Damri Botani Square. Sekitar jam 2:30 gue sampai dan langsung dapat seat. Cuma nunggu kurang lebih 10 menit, buspun jalan. Alhamdulillah jam 4 pagi, gue udah sampai Bandara Soekarno Hatta dan ketemu Kak Novan yang udah sampai duluan. Joni, Kak Cupez, Kak Hilmi dan Bu Santi pun sampai di sana dan kita langsung check in kurang lebih jam 5. Alhamdulillah, penerbangan tepat waktu, jam 7:15 dan sampai Bandara Don Mueang sekitar jam 10:45. (Gak ada perbedaan waktu antara Jakarta dan Bangkok ya, guys)

Bandara Don Mueang

Loh? Niki nya mana? Tenang guys! Niki, Nona dan Mami berangkat dari Jakarta sekitar jam 8 dan mendarat di Bandara Suvarnabhumi, so kami yang dijemput Andrew aka Kosit (Tour guide Thailand yang mirip Oppa Oppa Korea) langsung berangkat ke sana (setelah gue dan Kak Hilmi beli SIM card lokal) untuk jemput Niki.

Sekitar jam 2 siang, akhirnya rombongan kamipun lengkap. Yippie!!!
Cantik. Banget. Itu kesan pertama yang bisa gue deskripsikan. Hehehe. Dedek Joni keliatan paling nervous waktu ketemu Niki, Nona dan Maminya yang super duper ramah.

Santap siang di Sophia Restaurant

Salah satu resto makanan halal khas Thailand yang oke banget. Selain dari suasana dan interior tempatnya, menunyapun enak-enak. Oh ya, pemenang juga dikasih uang saku untuk belanja loh! Makin enak nih jadinya. Hehehe.

Menu makanan Thailand

Uang saku dari Niki, Portal Artis & Telkomsel

Sophia Restaurant, Bangkok


Menyebrangi Chao Phraya River, berfoto di Wat Arun Temple

Salah satu destinasi wajib wisatawan di Bangkok, yaitu Wat Arun Temple. Untuk menuju ke sana, perlu menyebrangi Sungai Chao Phraya dengan perahu. Karena sangat padat, harus antre dengan tertib ya guys! Hehehe. Harus hati-hati juga selama di perahu. Jangan ceroboh atau terburu-buru, takutnya terpeleset atau nyemplung. (ke hatiku) Wkwkwk.

Seperti yang sering gue liat di internet, tempat ini keren bangeeet. Luas. Kalau leluasa waktunya sih rasanya gue pengen bawa 3 pasang baju untuk OOTD gitu. Hehehe soalnya spot foto disini banyak. Sampai bingung mau pose kayak gimana.

Mami-Kak Novan-Nona-Kak Hilmi-Niki-Gue-Joni-Bu Santi-Kak Cupez

Cheeessseee!!!

Melihat Patung Budha di Wat Pho

Langit Bangkok semakin gelap. Setelah kembali menyebrangi Sungai Chao Phraya, hujanpun turun deras. Namun tak menyurutkan langkah kami untuk melihat patung Budha di Wat Pho yang sangat terkenal.

Amazing!

Wefie is a must!

Makan di Asiatique dan menonton Calypso Show

Saat tiba di Asiatique, hujan mulai reda dan kami menyantap hidangan di Soul Shabu. Alhamdulillah... Menunya enak semua. Gue suka banget sambal Bangkoknya. Pedas, manis, segar, nagih gitu cocok dimakan sama apa aja. Hehehe.
Setelah puas makan, waktunya menyaksikan pertunjukan Calypso Show. Seperti kabaret atau pertunjukan musikal gitu. Para performer ngedance, akting, ngehost dll. Uniknya, semua dilakoni oleh ladyboys. WOW!


Menu Soul Shabu Asiatique

Tiket Calypso Show

Lemme be a Mami Lovers

Istirahat di Hotel

Sekitar jam 9 malam, kami sampai di Grande Centre Point Ratchadamri. Hotelnya bintang 5, mewah banget. Lebih cocok disebut apartment kali ya. Semuanya lengkap. Ada dapur dengan kitchen set dan wastafelnya, mesin cuci, kulkas, meja makan, sofa, meja kerja, kamar tidur twin bed dan kamar mandi ber bath tub. Gue sekamar sama Kak Hilmi. Dengan kamar seluas ini, rasanya cukup untuk berempat atau mungkin berlima. Hehehe.

Lobby Grande Centre Point Ratchadamri









Sekian kisah perjalanan di Bangkok tanggal 31 Agustus 2018. Cerita tanggal 1 dan 2 September akan gue share secepatnya ya. Hehehe. *Sekarang masih sedikit radang, suara gue sempat nyaris hilang waktu pulang* (Saking senangnya). Alhamdulillah...

Thank you so much! See you!

Trip to Bangkok Day 2&3 sudah ready! Selamat Membaca!
http://erindaaini.blogspot.com/2018/09/trip-to-bangkok-day-2.html