Selasa, 05 Desember 2017

Kunjungan ke Pabrik AQUA Cianjur

Kunjungan ke Pabrik AQUA Cianjur

30 November 2017.
Sekitar jam 8 pagi (setelah sarapan), Kami bergegas menuju Pabrik AQUA Cianjur di daerah Gekbrong (lokasinya dipinggir jalan, lebih dekat dibanding lokasi kegiatan di hari sebelumnya). Tapi sayang, Kami tidak bisa datang tepat waktu sesuai jadwal karena ada pohon tumbang di sekitar daerah Ciherang akibat faktor cuaca dan angin kencang sehingga Kami harus memilih jalur alternatif yang lebih jauh, berkelok dan memakan waktu lebih banyak. Meski kejadian tersebut membuat agenda kegiatan sedikit bergeser dari jadwal seharusnya, hal ini tidak melunturkan semangatku untuk mengikuti kegiatan di hari kedua.

Setelah sekitar 2 jam lebih diperjalanan, akhirnya Kami tiba di Pabrik AQUA Cianjur! Kesan pertamaku terhadap tempat ini adalah Luas, Hijau dan... Bersih!!! Yap! Pabriknya luaaaas banget. Hehehe walaupun namanya pabrik, tapi tempat ini sangat mementingkan faktor kelestarian alam dan lingkungan. Jadi gak heran kalau suasananya asri, sejuk dan banyak penghijauan.

Faktor kebersihan hingga keselamatan kerja sangat diutamakan. Aku melihat banyak petunjuk keamanan dan kebersihan di setiap tempat. So, pengunjung harus mengikuti prosedur untuk bisa masuk ke dalam. Salah satunya dengan mengisi formulir, menjawab beberapa hal seputar kesehatan pengunjung yang nantinya menentukan layak/tidaknya pengunjung memasuki area pabrik yang harus steril dan selalu bersih demi memastikan kualitas dan kelancaran proses produksi. Selain itu, tiap pengunjung juga wajib mengenakan alas kaki tertutup. Jika tidak, pihak pabrik juga menyediakan sepatu khusus yang bisa dipinjam oleh pengunjung. Oh ya, Kami juga diberi tanda pengenal khusus pengunjung dan rompi yang harus dikenakan selama berada di area pabrik.

ID Card pengunjung

Sebelum melihat kegiatan dalam pabrik, acara dimulai dengan sambutan dan penjelasan mengenai sejarah, perkembangan, produksi hingga program PT. Tirta Investama Cianjur yang diadakan di Pabrik AQUA Cianjur oleh Bapak Warsono. Perlu diketahui bahwa proses produksi AQUA tidaklah sembarangan. Airnya diperoleh dari sumber mata air pilihan yang mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh dan sesuai standar. Setelah itu, air disuling dan disaring melalui pipa menggunakan filter khusus sehingga kualitas air terjamin kebersihannya. Serangkaian proses dilalui untuk memastikan air yang diproduksi aman, steril dan siap dikemas.

Ada juga Bapak Michael yang menjelaskan beberapa hal penting yang harus diperhatikan pengunjung selama melihat-lihat pabrik dan menyaksikan aktivitas di dalamnya. Kemudian, Kami dipersilahkan untuk makan siang sebelum mengelilingi pabrik yang sangat luas.

Presentasi Bapak Warsono

Presentasi Bapak Michael

Ternyata, Pabrik AQUA Cianjur gak cuma luas, hijau dan bersih, tapi juga CANGGIH!
Mulai dari proses produksi botol, pengisian air mineral, pemberian label hingga pengepakan dilakukan secara otomatis menggunakan mesin. Jika ada sedikit perbedaan kapasitas volume air yang masuk dalam kemasan saja, mesin langsung menyingkirkannya.

Bukan hanya kecanggihan mesin-mesin produksi di Pabrik AQUA saja yang menarik perhatian, tapi proses tahapan aliran air dari mata air ke pabrik juga sangat mengesankan. Lewat proses yang teruji dan standar produksi yang luar biasa, kandungan mineral air minum kemasan AQUA selalu terjamin sampai di tangan konsumen dimanapun berada. Apalagi kita tahu bahwa AQUA memiliki standar kemasan yang terjaga sehingga kualitasnya sudah sangat terpercaya.








Terima kasih AQUA Lestari yang sudah memberiku kesempatan luar biasa untuk melihat langsung seperti apa pabrik AQUA di Cianjur. Trip yang sangat berkesan dan bermanfaat!

Hip hip huraaay! Aku jadi makin tau dan yakin kalau kualitas air minum AQUA sangat terjamin karena proses produksinya yang sangat canggih dan higienies. Kepedulian AQUA terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat di sekitar pabrik juga patut dijadikan contoh oleh para perusahaan lain supaya tetap menjaga bumi Kita agar tetap lestari!


Sekian cerita yang bisa aku bagi di blog ini. Semoga bermanfaat ya, teman-teman.
Terima kasih!
Wassalamu'alaikum wr. wb...

Kegiatan Seru Di Kampung Tabrik

Assalamu'alaikum wr. wb...
Hai hai semuanya apa kabar? Semoga dalam kondisi sehat dan bahagia, ya. Aaamiiin...

Di postingan kali ini, aku mau share cerita tentang perjalanan tanggal 29-30 November 2017 bersama pemenang activity 1 Act 1 Tree, teman-teman blogger dan AQUA Lestari ke Kampung Tabrik dan Pabrik AQUA Cianjur yang ada di daerah Gekbrong.
Awalnya aku gak tau kalau perjalanan ke Pabrik AQUA Cianjur dan aktivitas menanam pohon ini adalah kegiatan Blogger Visit dari AQUA Lestari yang mengundang beberapa blogger. Tadinya, aku kira kegiatan ini "hadiah" khusus untuk para pemenang activity di instagram yang aku ikuti sebelumnya. (Kontes foto #ArtiPohon #1Act1Tree dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia)
Saat tau kalau acara ini adalah kegiatan Blogger Visit, aku cukup ngerasa minder. Hahaha secara, aku kan minim skill tulis menulis dan jarang banget posting sesuatu di blog.
Tapi dibalik itu, aku juga bersyukur dan senang banget punya kesempatan untuk kenal teman-teman baru dan dapat pengalaman yang luar biasa selama perjalanan kemarin.
Btw gak cuma kenal teman baru, aku juga kopdar sama Mbak Rahmi (Dunia Rahmi) yang selama ini kenal di instagram dan ketemu Rudi, teman seangkatan waktu di SMK Negeri 1 Pacet. Hehehe nostalgia dikit okelaaah.

Submission Kontes #1Act1Tree di Instagram


Kegiatan Seru di Kampung Tabrik

Hari Rabu, 29 November 2017. Aku berangkat dari rumah setelah solat Subuh menuju titik kumpul di Cyber 2 Tower, Jakarta. Sambil menunggu peserta lain, aku dan kawan-kawan yang sudah datang mengisi daftar peserta sambil sarapan. Kemudian, rombongan berangkat dari Jakarta menuju Kampung Tabrik sekitar pukul 08:30 dan tiba disana sekitar jam 12 siang. Dari jalan raya, akses menuju Kampung Tabrik terbilang menanjak karena lokasinya berada di kaki Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Cuaca mendung dan udara cukup dingin disana, namun sambutan dari pihak AQUA Cianjur, Kelompok Masyarakat Mandiri Kampung Tabrik, perwakilan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango hingga para guru dan pelajar membuat suasana terasa lebih hangat. Aksi pencak silat dari para siswa SD yang lincah juga membuat Kami lebih bersemangat dan antusias untuk mengikuti kegiatan di hari pertama.

Aksi Pencak Silat oleh Siswa SD Gekbrong Cianjur

Setelah itu, Kami diajak duduk bersama di Saung Kelompok Masyarakat Mandiri Kampung Tabrik sambil mendengarkan dan berbincang dengan beberapa pembicara. Salah satunya yaitu Bapak Jarot selaku kordinator program CSR (Corporate Social Responsibility) PT. Tirta Investama AQUA Cianjur yang menjelaskan tentang latar belakang dan detail berbagai program kegiatan di Kampung Tabrik, terutama mengenai program Ecofarming (Pertanian Ramah Lingkungan) yang sudah dijalani oleh para petani disana. Hal ini merupakan salah satu aksi nyata AQUA sebagai perusahaan air mineral kemasan yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Program Ecofarming ditujukan untuk mengubah kebiasaan bertani dari cara konvensional menjadi lebih ramah lingkungan. Misal, bila pada umumnya petani terbiasa menggunakan pestisida berbahan kimia sintetis yang cenderung memiliki dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan, kini petani sudah mengandalkan pupuk organik dan melakukan berbagai kegiatan perawatan lahan yang lebih ramah lingkungan. Bukan hanya fokus terhadap tata cara bertani itu sendiri, beberapa rangkaian program Ecofarming yang dilaksanakan di Kampung Tabrik antara lain:
  • Budidaya Paprika dalam Greenhouse.
  • Pembuatan sarana konservasi air melalui embung (kolam tampung air), sumur resapan dan rorak.
  • Penguatan kapasitas petani lewat berbagai pelatihan.
  • Pendampingan bisnis tani dan pengelolaan usaha.

Menurut Bapak Uden selaku Ketua Kelompok Masyarakat Mandiri Kampung Tabrik, ada banyak manfaat dan keuntungan yang sudah dirasakan petani berkat adanya program Ecofarming ini, antara lain:
  • Hasil panen lebih sehat dan berkualitas tinggi.
  • Harga jual hasil panen bersaing.
  • Permintaan pasar meningkat.
  • Pengetahuan dan keahlian bertani kian berkembang.

Meski awalnya tak mudah untuk mengajak para petani beralih dari sistem konvensional ke tata cara bertani yang ramah lingkungan, namun banyaknya manfaat dan hal positif yang sudah dirasakan membuat para petani lebih giat dalam melakukan aktivitasnya. Berkat adanya program Ecofarming juga, pendapatan yang diperoleh petani jadi lebih menguntungkan. Dan yang terpenting, pelestarian lingkungan tetap terjaga seiring berjalannya aktivitas pertanian disana.

Selain sambutan dari pihak CSR AQUA Cianjur dan Ketua KMM setempat, ada juga perwakilan dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang memberi informasi mengenai daerah kaki gunung dan Curug Goong yang akan Kami kunjungi. Curug ini belum resmi dijadikan sebagai tempat wisata sehingga keindahannya masih sangat asri dan terjaga. Jadi, suatu kebahagiaan tersendiri bagiku untuk bisa berkunjung kesana. Uhuy!
Selesai berbincang, waktunya makan siang dan istirahat!

Sambutan di Saung Kampung Tabrik

Setelah badan kembali bertenaga, tiap peserta diberikan sebuah kartu ber-barcode yang bisa dituliskan nama masing-masing peserta. Kartu tersebut dijadikan sebagai identitas pohon. Melalui barcode, kita dapat melihat perkembangan pohon yang sudah ditanam secara digital! Wow! (Aku kebagian nomor 69, seketika ingat mendiang The Kentucky Kid, Nicky Hayden)

Back to the topic, penanaman pohon dilakukan di sepanjang jalan menuju Curug Goong. Jujur, aku pribadi belum bisa menanam pohon sendiri. Tapi berkat bimbingan dan arahan dari panitia dan KMM disana, menanam pohon jadi terasa jauh lebih mudah.

ID Card dan Barcode Pohon
Menanam Pohon



Menanam Pohon

Abaikan kerudung lepek karena hujan

Ditemani rintik hujan dan udara yang semakin dingin, Kami diantar menuju tempat penanaman pohon. Setelah berhasil menanam bibit pohon sesuai tahap-tahap yang diajarkan, Kami turun menyusuri "tangga alami" menuju Curug Goong. Kenapa aku bilang "tangga alami"? Karena memang, trek ini sangat terjal dan licin, belum berbentuk tangga permanen sehingga Kami harus ekstra hati-hati dan selalu fokus dalam melangkah. Karena takut, aku meminta bantuan adik-adik pelajar yang ikut rombongan selama perjalanan. Hehehe makasih ya, jang!

Foto dari Mbak Rahmi

Sekitar beberapa menit menuruni "tangga alami", akhirnya rasa lelah terbayar berkat pemandangan Curug Goong yang menyegarkan mata. Suatu kenikmatan tersendiri bisa melihat tempat yang begitu asri dan jarang ditemukan di perkotaan. Jika tempat ini dikelola dan dikembangkan dengan baik, pasti Curug Goong bisa menjadi salah satu lokasi wisata yang sangat diminati masyarakat, terutama pecinta alam.

Curug Goong

Setelah puas berfoto, basah-basahan dan menikmati keindahan Curug Goong, Kamipun bergegas kembali ke saung dengan menaiki "tangga alami", trek yang sama saat menuju ke Curug Goong tadi. Dan karena baju, celana dan alas kaki yang basah, menaiki tangga ini harus dilakukan lebih hati-hati dan penuh tenaga. Untungnya, Kami membawa AQUA kemasan botol ukuran kecil sehingga amunisi tenaga selalu terjaga.

Hujanpun turun deras saat Kami hampir tiba di saung. Hal ini membuat pakaian yang Kami kenakan basah kuyup. Tapi hal tersebut tak mengurangi antusias Kami untuk melanjutkan kegiatan di hari pertama. Sambil menunggu hujan reda, Kami menikmati teh manis hangat sambil bersendagurau bersama.

Setelah hujan mulai reda (hanya sedikit gerimis manja), Kami diantar ke salah satu Greenhouse budidaya paprika Kampung Tabrik. Yeay! Paprika! 😍 Disana, Kami memperoleh banyak informasi mengenai tata cara budidaya paprika organik yang dikembangkan para petani setempat. Tak hanya itu, Kami juga dipersilahkan untuk memetik paprika sendiri untuk dibawa pulang. Asyiiikkk!!!

Paprika Kampung Tabrik

Greenhouse Budidaya Paprika

Difotoin Mbak Rahmi

Selesai dari Greenhouse budidaya paprika, Kami kembali ke saung dan bersiap menuju Palace Hotel Cipanas. Tidak dengan tangan kosong, Kami mendapat bingkisan berisi hasil pertanian organik dari Kampung Tabrik! Alhamdulillah senangnyaaaa.

Oleh-oleh Kampung Tabrik


Tiba di hotel sekitar jam 6 sore, aku menggigil kedinginan, jadi langsung mandi air hangat. Setelah itu, jam 8 malam rombongan berkumpul kembali untuk makan malam di salah satu restoran yang ada di daerah Cimacan. Dan kegiatan hari pertama selesai, Kami kembali ke hotel sekitar jam 10 malam untuk beristirahat dan mempersiapkan diri menghadapi kegiatan di hari selanjutnya. Yuhuuu!


Kampung Tabrik
Cerita selanjutnya: http://erindaaini.blogspot.co.id/2017/12/kunjungan-ke-pabrik-aqua-cianjur.html

Kamis, 31 Agustus 2017

Main Bareng 2R ke Singapore

Assalamu'alaikum semuanya!!! 😊

Apa kabar?
Long time no buka dan update blog ini 😂
Hehe tadinya waktu bulan Juni yang lalu, gue mau share cerita shooting live di Dapur Ramadhan Sasa Trans 7. Tapi berhubung satu dua tiga hal, jadi belum kesampaian gitu. Kalau ada waktu, gue akan share ceritanya setelah postingan ini yes. 😉
Shooo, sekarang gue mau share cerita terkini (ceilah) #MainBareng2R di Singapore tanggal 26 sampai 28 Agustus 2017 kemarin.
Kemungkinan tulisan ini cukup panjang, jadi buat kalian yang mau baca perlu meluangkan waktu sekaligus sediain snack buat cemilan.
Hehehe 😁

Main Bareng 2R tuh apa sih?

Buat kalian yang belum tau, #MainBareng2R adalah program kompetisi foto ala "kembar" di instagram yang diadakan oleh Kampung Seleb (@kampungseleb) dan Telkomsel (@telkomsel) untuk pelanggan yang gabung di layanan komunitas 2R.
Kalian tau dong siapa itu 2R? Yap! Rizki Ridho, si kembar jebolan Dangdut Academy yang ada di Indosiar.
Program ini dibagi jadi 2 periode. Periode 1 mulai tanggal 13 Juli sampai 13 Agustus dan periode 2 dari tanggal 14 Agustus sampai tanggal 13 Oktober 2017.
Apa hadiahnya? Untuk periode 1, hadiahnya jalan-jalan ke Singapore bareng 2R, main di Universal Studios Singapore dan dapet uang sakunya juga! Hadiah ini untuk 3 orang pemenang! Wow! Keren banget kan? Semua akomodasi dan transportasipun udah ditanggung! Siapa yang gak tergiur coba? Hehehe 😁 Sedangkan untuk periode 2, hadiahnya adalah smartphone Samsung Galaxy J1 untuk 2 orang pemenang. Beeuh, mantep juga kan? Info lengkapnya cek di seru.in/2r ya!

SS kompetisi #MainBareng2R

Setelah berpikir dan memantapkan hati, akhirnya gue ikutan programnya. Gue upload 3 foto kembar ala-ala di periode 1. Dan alhamdulillaaah usaha ngedit ngedit foto berbuah manis. 😊 Gue jadi salah satu pemenang!!!! Yeaaay!!!! Akhirnya kesempatan buat main ke USS udah di depan mata! Bareng 2R dan temen-temen baru pula! Dan yang gak disangka, trip #MainBareng2R nya itu di tanggal 26-28 Agustus. Maksud gue, cepet banget! Baru diumumkan menang, diminta data dan langsung dipersiapkan semua keperluan tripnya. Tiket pesawat, akomodasi, uang saku, tiket USS dan semuamuamuanya siap. Gue dan pemenang lain tinggal persiapin kebutuhan pribadi buat perjalanan selama di sana. Dan karna ini pengalaman pertama gue ke Singapore, gue cukup banyak browsing dan kepoin hal-hal penting seputar tips wisata di sana at least biar ada gambaran gitu kan. Hehehe harap maklum ya. 😝

SS pengumuman pemenang

Day 1, 26 Agustus 2017

Okaaay hari yang dinantikan telah tiba. Kegiatan hari pertama, kita akan main seharian di Universal Studios Singapore. Aseeek!!! Hehehe berhubung jadwal flight jam 7:45 WIB, semua pemenang diminta ada di bandara jam 5 pagi, so gue berangkat dari rumah jam 2:15 WIB, naik ojek online ke Pool Damri Bogor. Dari Damri sekitar jam 3 dan sampai di Bandara Soekarno Hatta sekitar jam 4:40 WIB. Alhamdulillah gak ngaret. 😊
Dari Bandara Soekarno Hatta, gue berangkat bareng Nadha (pemenang 2R), Nurul & Mas Anton (pemenang Afgan), Mbak Mala (Kampung Seleb), Mas Zul (Telkomsel), Bang Ozi (asisten 2R) dan tentunya Rizki + Ridho. Oh ya, Kidho baik banget deh bawain oleh-oleh kue kekinian yang "ngangenin" dan lagi hits dari Bandung. Yeah! Mereka baik syekali! Hehehe 😁


Bandara Soetta

Back to the topic, alhamdulillah penerbangan ke Bandara Changi berlangsung lancar walau sedikit terlambat dari waktu yang semestinya. Tapi gapapa dong kan yang penting selamat sampai tujuan (dan menu makanannya enak). Tentulah sesuai selera lidah kita karna maskapainya Garuda Indonesia. Hehehe 😁

Okay, kita sampai Singapore sekitar jam 11:10 dan keluar bandara sekitar jam 12 kurang waktu setempat. Fyi, waktu tempuh hanya sekitar 1 jam 18 menit dan perbedaan waktu di Singapore 1 jam lebih awal dari WIB. (sorry gue gak sempet foto di Bandara Changi hehehe)

Di sana, kita dijemput oleh Uncle driver untuk pergi ke Universal Studios Singapore. Oh ya, gak semua rombongan pergi ke USS karena berbeda program. Nurul, Mas Anton dan Mas Zul diantar ke hotel (Mercure Hotel Bugis) karena mereka akan dijemput sore hari untuk nonton konser Foo Fighters di National Stadium malam harinya. Jadi, kita seru-seruan di Universal Studios berenam (gue, Nadha, Rizki, Ridho, Mbak Mala dan Bang Ozi) sampai sore, jam 5 waktu Singapur.

*Loh kok pemenangnya cuma berdua? Katanya tiga? Yap. Pemenangnya 3 tapi Hendri (pemenang program 2R) kebetulan berhalangan untuk ikut kegiatan hari pertama di USS karena ada kegiatan di kampusnya, jadi dia baru menyusul malam hari dan ikut seru-seruan bareng keesokan harinya.

Oh ya, sehari sebelum berangkat, gue sempet siapin hadiah kecil buat Kidho. Hehehe gue kasih waktu di mobil menuju USS. Apa isinya? Nih sempet gue foto sebelum dibungkus. Hehehe 😁

Hadiah untuk Kidho

Akhirnyaaa... Tiba juga di Universal Studios Singapore, salah satu tempat yang pengen banget gue kunjungi dari beberapa tahun yang lalu. Alhamdulillah kesampaian juga. Hehehe 😊 Sebelum masuk, tentu kita foto-foto dulu dong. Cekrek cekrek. Oh ya, di sini phanasssh banget. Jadi kalian yang mau kesini perlu bawa kacamata dan topi biar ga kepanasan. Pakai sunblock juga supaya kulit aman. 


Universal Studios Singapore

Btw kasian deh Ridho paling kepanasan, untungnya gue bawa topi jadi bisa dia pake. Kebetulan banget warnanya merah hitam, cucok meong sama outfit yang dia pake. Hehehe 😎

Cool pose ala Idho

Sekitar jam 1 siang, waktunya kita masuk dan main wahana-wahana seru di dalam. Tapi sebelum main, kita makan dulu di area restoran yang dekat kawasan The Lost World. Suasananya oke banget, bisa juga buat ngadem. Hehehe.

Food court area The Lost World

Selesai makan, kita ke area Ancient Egypt. Kita antri di wahana Revenge Of The Mummy. Karena antriannya panjaaaang, sekitar 1 jam kita baru kebagian giliran main. Hehehe tapi tau gak sih? Penantian panjang itu terbayar lunas karna sumpah seru abis!

Wahana 4D ini canggih banget. Efeknya keren, gelap dan cukup mengerikan, terutama ketika keretanya mundur dengan kecepatan luar biasa. Gue gak nyangka permainannya seseru ini, sampe-sampe kerudung gue gak karuan pas permainannya selesai. Hehehe 😊

Revenge Of The Mummy

Dari situ, kita ke kawasan Sci-Fi untuk main wahana Transformers. Gak jauh beda, kitapun antri cukup lama karna wahana ini jadi salah satu wahana favorit pengunjung di sana. Tapi lagi lagi, sensasi 4D, cipratan air, hawa panas, bantingan, speed dll dari wahana ini bikin gue dan yang lain happy. Asli pengen lagi!

Wahana Transformers

Sambil jalan, kita tertarik buat nonton pertunjukan dance di depan Palace World Premiere kawasan New York.


Palace World Premiere

Setelah itu, kita ditantang buat naik roller coaster Battlestar Galactica. Sejujurnya sih tegang banget. Hahaha apalagi kalau liat wahananya, merinding. Gue, Nadha, Iki dan Idho pun memberanikan diri untuk masuk dan antri. Tapi sayaaang (sekaligus lega), waktu giliran kita, Nadha gak diizinkan petugas karna bawa tas. Tadinya kita pikir boleh bawa tas kecil dan bisa dititip sekalian dengan alas kaki saat di atas sebelum naik wahana karna udah lewatin petugas di bawah. Tapi ternyata engga. Hehehe so, gue dan Nadha balik lagi ke bawah dan kata petugasnya bisa balik lagi lewat jalur cepat. Yaudah gue dan Nadha turun ke bawah sambil diskusi dan memutuskan buat gak jadi naik ke atas lagi. Sambil nunggu Iki dan Idho turun, kita foto-foto sambil bernafas lega. LOL. Penasaran sih sebenernya, tapi.... Hehehe 😂

Wahana Battlestar Galactica

Karena waktu yang terbatas, kita gak sempat untuk cobain semua wahana di sana. Kita dijemput Uncle jam 5 untuk check in hotel dan simpan barang bawaan. Oh ya menurut gue, Mercure Hotel Bugis ini bagus dan nyaman banget. Fasilitasnya lengkap, Wifinya kenceng. Ada kolam renang, gym, jacuzzi dan fasilitas lainnya. Hehehe kalau kepo, cek fotonya di Google aja ya. 😁

Mercure Hotel Bugis

Dan malam harinya, kita jalan-jalan ke kawasan Bugis Street untuk cari makan. Selesai makan, kita pulang ke hotel dan istirahat karna besok kegiatan city tour, jalan-jalan dan belanja.

Bugis Street

Day 2, 27 Agustus 2017

Supaya aktivitas city tour lancar, kita sarapan dulu di hotel sebelum dijemput Uncle jam 10.

Destinasi pertama kita di hari kedua adalah Merlion Park untuk foto-foto. Disana ramai banget. Kita dikasih waktu sekitar 30 menit dan kembali dijemput Uncle. 😊


Merlion Park

Dari sana, kita diantar ke Gardens By The Bay. Salah satu tempat terkece yang wajib dikunjungi kalau kalian ke Singapur. Di tempat ini, kita dikasih waktu sampai jam 12. Saking banyaknya spot foto yang keren, gue sampe bingung harus foto di bagian yang mana dulu. Hehehe 😎
Gardens By The Bay

Waktunya makan siang! Kita diantar ke rumah makan Padang, Sari Ratu namanya. Masakannya enak lah ya kan menu-menunya khas Indonesia. Cucok di lidah kita. Hehehe diantaranya ada ayam pop, rendang, telur, sayur bumbu kari sampe sambal ijo, sambal merah juga ada. Saking enaknya, semua lahap banget makannya. Hehehe 😍

Sari Ratu Resto Masakan Padang

Habis makan siang, kita diantar ke Orchard Road oleh Uncle dan diberi waktu untuk hunting sesuatu di sana. Saat kita di sini, turun hujan seperti tadi pagi saat kita masih di hotel.

Orchard Road

Dari Orchard Road, kita lanjut perjalanan ke China Town. Tentu di sini kita belanja oleh-oleh yang harganya relatif murah. Mulai dari gantungan kunci, kaos, tas, pajangan, kain dan lain-lain lengkap, semua ada di sini. 😉

China Town

Belum puas belanja di China Town, kita diantar lagi oleh Uncle ke Mustafa Centre yang ada di kawasan Little India. Aneka macam barang yang dijual juga terbilang lengkap. Harganyapun oke. 👍

Setelah beres belanja, kita dijemput lagi dan diantar ke Kublai Khan Mongolian Resto untuk makan malam. Ada cukup banyak makanan yang disajikan. Mulai dari tumis kangkung, omelet telur, tumis sayur sawi sampai udang goreng. Ada juga makanan yang bentuknya kotak lembaran gitu, sepertinya olahan daging. Gue gak tau sih nama-nama asli menunya apa. Sorry gak sempat nanya. Tapi yang jadi favorit gue di sini adalah bakso ikan yang disajikan dengan saus pedas manis gitu, sausnya mirip kuah asinan buah seger-seger bikin nagih. Hehehe. 😘

Kublai Khan Mongolian Restaurant

Perjalanan hari keduapun berakhir. Kita diantar pulang ke hotel untuk istirahat dan packing karna besok dijemput jam 11 untuk langsung ke Bandara Changi. Berhubung ada jadwal MotoGP Silverstone, tentunya gue nonton tv dulu sebelum beres-beres dan tidur. Hehehe.

Day 3, 28 Agustus 2017

Waktunya siap-siap pulang. Jangan sampai ada yang tertinggal. Setelah packing dengan rapih, kita sarapan. Sorry, makanan yang gue makan lebih banyak dari biasanya. 😂


Sarapan

Jam 11, Uncle jemput kita dari hotel ke Bandara Changi. Penerbangan kita jam 15:20 dan boarding passnya jam 14:50 waktu setempat. Jadi, masih ada waktu untuk solat dan makan siang. Waktu untuk yang ingin belanjapun cukup leluasa.

Bandara Changi

Alhamdulillah... Semua kegiatan perjalanan berjalan lancar. Penerbangan arah pulangpun on time, waktu tempuhnya sekitar 1 jam 20 menit sehingga kita pulang dan sampai Jakarta sekitar jam 4 sore WIB, keluar bandara dan berpisah sekitar jam 5 sore. Oh ya, makanan di pesawat juga enak, tapi sayang gak sempat difoto. Hehehe 😝 (tetep yah yang dibahasnya makanan)

Eh iya kebetulan, kita satu pesawat loh dengan Kak Erie Suzan. 😍
2R with Kak Erie Suzan

Okaaay perjalanan 3 hari 2 malam ke Singapur kemarin itu sangat berkesan buat gue. Selain karna ini pengalaman pertama ke Singapur, perjalanan juga makin seru karna ditemenen Iki dan Idho. Mereka seru banget, kocak! Terbuktilah ketawa ketiwi mulu selama perjalanan. Dan hampir di setiap detinasi yang kita kunjungi, ada aja fans yang minta foto sama mereka. Ciyeee makin terkenal ciyeee. Go international yes! 😁

Btw karna Idho pake dan keliatannya suka sama topi gue, jadinya gue kasih deh ke dia. Wkwk katanya sih "pinjem ya", sambil nyengir. Pinjem selamanya kali ya maksudnya. Hehehe gapapa buat kenang-kenangan. 😁

Bandara Soetta

Gue juga seneng bisa kenal dan ketemu Mbak Mala, Mas Zul, Bang Ozi, Nadha, Nurul, Hendri dan Mas Anton yang seru, ramah dan baik semua berkat adanya program ini. Semoga kita bisa ketemu lagi ya. Hehehe. Aaamiiin 🙏

Mohon maaf kalau selama perjalanan ada sikap atau perkataanku yang salah atau bikin ga enak hati. Terima kasih untuk kalian semua.

Oh ya asap kalau hasil edit video perjalanannya bagus, nanti akan gue post di ig @erindaaini dan channel youtube Erinda Nur Aini yaaa 😁 Hehehe

Terima kasih banyak untuk Kampung Seleb dan Telkomsel yang udah kasih kesempatan yang luar biasa ini. Sukses selalu untuk kita semua yaaa. 😊

Maafkan juga kalau ada kata-kata yang kurang tepat atau salah di blog ini. Kritik dan saran yang membangun sangat dinanti. Terima kasih. 😘

Wassalamu'alaikum wr. wb. 😊


Selasa, 07 Februari 2017

The Racing Journey: Jorge Lorenzo’s Story Of Life Decision And Racing Experience

(3th February 2017, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Hall 10 Tangerang)


Assalamu’alaikum wr.wb

Hai Hai Haiiii!!!! Gimana kabar kalian?
Kalo gue alhamdulillah baik, baik, baik dan seneng banget malah 😄
Kenapa kenapa kenapa?
Karna hari Jumat tanggal 3 Februari kemarin, gue bisa meet and greet sama my favorite MotoGP rider! Yassss! The one and only, Jorge Lorenzo!!!! 😄

What? Kok bisa? Hehehe berkat kekuatan stalking of my beloved sister, gue bisa ikut kuis untuk dapetin invitation exclusive meet and greet tersebut.
Kenapa dibilang exclusive? Karna acara yang diselenggarakan oleh Move.co.id dan Ducati Indonesia itu tertutup. Hanya untuk customer/komunitas Ducati, beberapa media dan undangan.
Jorge Lorenzo 2017

Alhamdulillah, hasilnya ga sia-sia. Gue dan kakak gue menang, jadi bisa berangkat ke ICE BSD, Tangerang.  Hehehe maklum, kuis dari Qubicle dan Dreamridesqube yang gue ikutin relatif mudah karna cuma jawab 3 pertanyaan dengan benar. Yang paling cepat dan tepat jadi pemenangnya. Berhubung gue jawab pertama dan kakak gue penjawab benar kedua, so kita berdua menang deh! Yeay! Ada fotografer pribadi selama acara di sana!!!! 😄 (Doi ga ngerti MotoGP jadi dia ngikut gue aja). Hehehe 😄 So thank you very much Qubicle dan Dreamridesqube 😗 I love you juga Mbae!

Invitation The Racing Journey Jorge Lorenzo
Oh ya, FYI, Jorge Lorenzo dateng ke Indonesia untuk kepentingan promosi Shell Advance dan Ducati di tanggal 2 dan acara meet and greet “The Racing Journey: Jorge Lorenzo’s Story Of Life Decision And Racing Experience” di tanggal 3. Kalo acara tanggal 2, itu tertutup juga, hanya untuk media. Acaranya di daerah Kuningan. (Aku udah coba ikutan kuisnya tapi ga menang) Hehehe. But it’s okay karna alhamdulillah rejeki anak yang (insyaa Allah) soleha, gue dapet invitation exclusive untuk event tanggal 3nya. 
Satu hari sebelum acara, gue siapin hadiah untuk babang. Tadinya gue gambar sketsa wajahnya tapi dilihat-lihat ga mirip sama sekali. Hahaha. 😄 So gue bikin gambar babang (pake helm) sama motor barunya, Ducati Desmosedici GP17 dengan beberapa label sponsor. Walaupun jauh dari kata sempurna, tapi namanya juga usaha. Hehehe 😄 Supaya ga tangan kosong juga gitu kan.

me and a handmade gift for JL99
Hari yang dinantipun tiba. Gue berangkat sama kakak dari rumah sekitar jam 8an. Naik kereta. Acaranya mulai jam 1 siang. Dress codenya merah, jadi kaos dan topi hitam Jorge Lorenzo yang gue punya disimpen di tas buat minta tanda tangan.

Tiba di sana sekitar jam 11an, gue ambil undangan ke lobby Hall 10 dan ketemu sama fans Jorge Lorenzo lainnya (Lorenzo Lovers Indonesia/Lorenzistas Indonesia). Sambil nunggu acara dimulai, kita ngobrol dan foto-foto barengan. Sayangnya acara ga dibuka untuk umum, jadi mayoritas dari fans ga bisa masuk dan ngikutin rangkaian acara di dalam. 😭

Lorenzo Lovers Indonesia
But i think, semua fans babang yang dateng ke sana ngerasa bahagia karna sekitar jam 1 kurang, babang dateng. Babang dateng dan masuk lewat pintu yang berbeda dari lobby tempat registrasi acara. Karna feeling fans kuat banget, jadi arah datengnya babang ketahuan. Kita yang antusiaspun dihalangin sama security di sana supaya ga mendekat ke arah babang. Yang bikin girang, our beloved babang Jorge Lorenzo ga langsung masuk ke ruangannya, tapi doi malah berbelok dan jalan ke arah kita. 😄 Ciyeee yang disamperin sama idolanya. Kiwww kiwwww 😄 (Padahal menurut gue, jarak segitu cukup jauh bagi seorang idola sengaja jalan ke arah fansnya) OMG! 
Semakin dekat dan ga berjarak, babang ga ragu buat nyapa kita, salaman dan tebar senyum bahagia. Terharu deh lihatnyaaaa 😄 Kalo kata temen yang ada di sana, babang nyapa pake bahasa Indonesia. He said “Apa kabar?” sambil gemeteran. (Sayangnya gue ga denger karna suasana riuh dan heboh). Tapi gue bisa liat, matanya berbicara kalo dia seneng banget udah disambut antusias sama fansnya. 😄 Hehehe bukannya sotoy, tapi emang kelihatan happy banget dia. Selain babang, ada juga Mr. Paolo Ciabatti, Artur Vilalta, Sebastiano Cremonini, Ivan Lopez dan team Ducati lainnya ikut nyamperin kita. (Sorry belum hafal semua karna maklum team baru) Hehehe 😄
Meskipun cuma beberapa menit, kesan pertama yang gue simak di hari itu sangat sangat bikin happy! Acaranya aja belum dimulai tapi senengnya udah kebangetan! Ga salah gue kagum sama sosok idola yang luar biasa kayak babang. 😄 Team yang barupun sangat humble dan friendly sama kita semua. Lucuk, ramah!

official Ducati Corse's merchandises

Setelah babang masuk ke ruangannya, gue balik lagi ke lobby untuk registrasi. Di situ, tamu dikasih merchandise official Ducati dengan ngambil potongan kertas. Ya macem undian fish bowl gitu deh. Alhamdulillah gue dapet backpack dan kakak dapet t-shirt yang ditanda tanganin langsung sama Lorenzo. 😄 Haseeek! Belum punya motornya, backpack dan kaosnya dulu boleh laaah. Hehehe kita juga dikasih wirstband ala ala nonton konser gitu sebagai tanda tamu undangan yang boleh masuk.



Sekitar jam 1, kita masuk venue acara “The Racing Journey: Jorge Lorenzo’s Story Of Life Decision And Racing Experience”. Di sana, ada beberapa spot seru dan keren, diantaranya lintasan mini race untuk lomba motor mungil, podium untuk penyerahan hadiah mini race, jejeran motor Ducati punya komunitas Ducati yang parkir, photo booth sama motor Ducati, bike balancing game, 360 photo booth dan lain-lain. Ada juga perjalanan singkat karir babang aka racing journey Lorenzo yang nempel di sepanjang salah satu spot, lengkap sama gambar raksasa Jorge dengan wearpack Ducati dan helm balapnya. 😄 WOW!

Sambil nunggu acara dimulai, semua tamu bisa keliling dan foto-foto di sana. Tamu juga disuguhkan dengan makanan dan minuman, jadi ga kelaparan atau kehausan deh. Selain itu, tamu juga ditantang untuk ikut kontes foto instagram dengan hashtag IDECIDE dan IDECIDEMYOWNJOURNEY dengan latar tempat acara di sana untuk dapat hadiah di akhir acara. So, gue foto pake background “Lorenzo raksasa”, langsung upload instagram deh. 😄 Alhamdulillah menang dan dikasih t-shirt bertanda tangan babang (sama seperti hadiah yang kakak dapet saat registrasi di lobby utama). Yeay! 😄

with JL99 raksasa
Sekitar jam 3, sesi meet and greet pun dimulai. Babang muncul, menyapa semua tamu, jawab beberapa pertanyaan dari media, fans dan lain sebagainya.

Kurang lebih 1 jam menyimak babang berbicara dan menebar senyum sumringah, tiba juga saatnya sesi foto bareng dan minta tanda tangan. Tapi sayang, yang boleh hanya undangan dengan wirstband “AAA” (mungkin mereka itu dari komunitas/pengguna Ducati). Disitupun gue nyadar, wirstband gue tulisannya “Winner” (mungkin karena dapet undangan dari sponsor). Yah disitulah harapan gue mulai pupus buat foto selfie bareng babang, minta tanda tangan di kaos, topi dan jaket sekaligus ngasih sketsa yang udah gue gambar.

Sambil satu per satu tamu “AAA” maju ke stage, minta tanda tangan dan selfie berdua bareng babang, gue sama temen-temen yang lain selfie sama Mr. Paolo, Artur, Sebastian dan lainnya. Biar ga sedih-sedih amat gitu. Untungnya mereka sangat-sangat ramah ke kita.
Dan daripada gambar yang gue bikin dibawa pulang lagi, akhirnya gue titip gambar itu lewat Artur yang baik dan ganteng banget. Hehehe. Dia juga bilang gambarnya bagus.
😄 Alhamdulillah.

with Artur Vilalta
with Paolo Ciabatti
with Ducati's Family

Tapi ga diduga-duga, setelah semua tamu “AAA” kebagian giliran foto dan minta tanda tangan, MC acara di sana kasih kesempatan buat 10 orang di barisan terdepan untuk naik ke stage, minta tanda tangan dan foto sama babang. Otomatis gue gercep ikutan baris. Sayangnya ga kebagian, tapi gue dan yang lain tetep baris. Siapa tau dikasih kesempatan lagi. Gue juga kasih kode ke si mbak MC yang cantik itu supaya kasih kesempatan 10/20 orang lagi (sebenernya ga tega juga sih pasti babang pegel dan capek) Hehehe. Dan bener aja, dikasih kesempatan untuk 10 orang yang baris di depan. Untungnyaaa gue orang ke 10 dari barisan itu. 😄 Senengnya gak ketulungan! Tapi karna ga mau ninggalin barisan dan ga pegang barang-barang yang tadinya pengen dimintain tanda tangan, akhirnya handphone-lah yang gue jadiin barang spesial buat ditanda tangan sama babang. Sebelum kebagian giliran, gue udah kasih kode ke kakak untuk ambil gambar yang bagus saat gue selfie dan naik ke stage di sana. Finally!!!! Im so happy!!!! 😄

ancang-ancang wefie
with my beloved MotoGP rider

Dasarnya babang baik banget, setelah sesi foto dan tanda tangan beres, doi nyempetin wefie dari stage ke arah para tamu di sana dan bersedia nanda tanganin barang-barang yang disodorin oleh fans ke dia. Jadi semuanya happy deh! 😄

Dari situ, acara belum beres. Ada sesi interview khusus dan masih ada mini race yang pesertanya anggota komunitas Ducati. Kocak banget! Babang aja sampe ketawa geli karna ada motor yang mandek, tabrakan dll. Serunya, hadiah untuk juara 1, 2 dan 3 dikasih langsung sama babang. Mereka naik podium ala rider MotoGP yang profesional. 😄 Acarapun ditutup epic oleh perform DJ sekitar jam 6 kurang.

chit chat with MC

Sebelum keluar ICE dan pulang ke hotel, babang dan rombongannya sempet foto di beberapa booth sambil diikutin sama media. Fans yang ga bisa masuk masih standby di luar untuk menghantarkan babang dari ICE naik ke mobilnya. Karna ada media tv yang wawancara babang sebelum naik ke mobil, beberapa fans yang udah nunggu jadi bisa lihat babang lebih lama dan ambil foto meskipun jaraknya dibatasi. Intinya, semua happy 😄 Alhamdulillaaah.

hasil wefie with Jorge Lorenzo

Itulah keseruan acara “The Racing Journey: Jorge Lorenzo’s Story Of Life Decision And Racing Experience” yang ga bakal gue lupain. Thank you so much Move.co.id, Ducati Indonesia, Qubicle dan juga Dreamridesqube atas acara yang luar biasa ini! 😄 Semoga bisa ketemu lagi dan seru-seruan di event selanjutnya. 😄 Aaamiiin.

Wassalamu’alaikum wr.wb